Minggu, 18 Mei 2014

Tugas Materi Sofskill Bulan Ketiga

EXERCISE 35 : Passive Voice 
1.      Somebody calls the president every day
The president is called by somebody every day  
2.      John is calling the other members
The other members is being called by John  
3.      Somebody will call Mr.Watson tonight
Mr.Watson will be called by somebody tonight 
 4.      The fire has caused considerable damage
Considerable damage has been caused by the fire  
5.      The teacher should buy the supplies for this class
The supplies for this class should be bought by the teacher

EXERCISE 36 : Causative Verbs

1.      Leave
2.      Repair
3.      To type
4.      Call
5.      Painted
6.      Write
7.      Lie 
          8. Send
9.      Cut
10.  Sign
11.  Leave
12.  Washed
13.  Fix
14.  Published
15.  Find
ARTICLE 

ACTIVE AND PASSIVE VOICE 
Kalimat aktif (active voice) adalah kalimat dimana subject-nya melakukan pekerjaan.  
Kalimat pasif (passive voice) adalah kalimat dimana subject-nya dikenai pekerjaan oleh object kalimat. 
Active voice lebih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan passive voice. Namun demikian, sering kita temukan passive voice di surat-surat kabar, artikel-artikel di majalah-majalah dan tulisan-tulisan ilmiah. Passive voice digunakan karena object dari active voice merupakan informasi yang lebih penting dibandingkan dengan subject-nya. 

Example :  
1.   Active : He meets them everyday.
      Passive : They are met by him everyday. 
2.   Active : She watered this plant this morning
      Passive : This plant was watered by her this morning 
3.   Active : He has met them
      Passive : They have been met by him 
4.   Active : She has watered this plant for 5 minutes.
      Passive : This plant has been watered by her for 5 minutes. 
5.   Active : He had met them before I came.
      Passive : They had been met by him before I came. 
6.   Active : She had watered this plant for 5 minutes when I got here.
      Passive : This plant had been watered by her for 5 minutes when I got here.

Sumber : http://tutidamayati.blogspot.com/2013/06/active-and-passive-voice.html

Selasa, 15 April 2014

TUGAS SOFTSKILL MATERI BULAN KEDUA



Exercice 33 Page 121


1. Because

2. Because

3. Because

4. Because

5. Because

6. Because

7. Because of

8. Because

9. Because

10. Because of

Exercise 34 Page 124


1. So

2. Such

3. So

4. Such

5. Such

6. So

7. Such

8. So

9. So

10. Such

11. So

12. So

13. Such

14. So

15. So

Article About Connectors


TYPES OF CONNECTORS


Ø Connectors Of Addition

Ø Connectors Of Contrast

Ø Connectors Of Cause and Reason

Ø Connectors Of Result

Ø Connectors Of Purpose

Ø Connectors Of Time and Sequence

Ø Connectors Of Similarity

Ø Connectors Of Opinion

Ø Connectors Expressing General Statements

Ø Connectors Expressing A Reality

Ø Connectors To Give Examples

Ø Connectors To List Points

Ø Connectors Expressing Conclusion


Sumber : http://www.slideshare.net/anamoralj/connectors-6937432



Sabtu, 15 Maret 2014

TUGAS SOFTSKILL MATERI BULAN PERTAMA





Exercise 21 Hal 97

1. Understood

2. Would not have been

3. Will give

4. Would have told

5. Would have been

6. Had

7. Stopped

8. Needed

9. Would have found

10. Enjoyed

11. Paint

12. Were

13. Writes

14. Had permitted

15. Had spend

16. Will accept

17. Buys

18. Had decided

19. Would have written

20. Will leak

21. Had studied

22. Hears

23. See

24. Gets

25. Turn

26. Were

27. Could have called

28. Would have talked

29. Explained

30. Spoke


Exercise 26 hal 107

1. Well

2. Intense

3. Brightly

4. Fluent

5. Fluently

6. Smooth

7. Accurately

8. Bitter

9. Soon

10. Fast


Exercise 27 Hal 109

1. Terrible

2. Well

3. Good

4. Calm

5. Sick

6. Quickly

7. Diligently

8. Vehemently

9. Relaxed

10. Noisy


Exercise 28 Hal 114
1. As soon

2. More Important

3. As well

4. More Expensive

5. As hot

6. More Talented

7. More Colorful

8. Happier

9. Worse

10. Faster


Exercise 29 Hal 114

1. Than

2. Than

3. From

4. Than

5. As

6. Than

7. As

8. Than

9. Than

10. From


Exercise 30 Hal 117

1. Better

2. Happiest

3. Faster

4. Creamier

5. More colorful

6. Better

7. Good

8. More awkwardly

9. Least

10. Prettier

11. The best

12. From

13. Less impressive

14. The sicker

15. Than

16. Twice more than

17. Few

18. Much

19. Farthest

20. More famous



Rabu, 01 Januari 2014

tulisan 12

sastra klasik

Sastra Klasik
Pengertian Sastra Klasik
Sastra klasik, sastra lama atau sastra tradisional, adalah karya sastra yang tercipta dan berkembang sebelum masuknya unsur-unsur modernisme ke dalam sastra itu.
Ciri-ciri satra klasik
1. Nama penciptanya tidak diketahui (anonim).karena itu karya   sastra lama merupakan milik   masyarakat itu sendiri.
2. Bersifat pralogis, mempunyai logika tersendiri yang sesuai dengan logika umum.
3. Berkembang secara statis dan mempunyai rumus yang baku.Dalam bentuk prosa, misalnya, selalu menggunakan kata-kata klise, sahibul hikayat, menurut empunya cerita, konon, dan sejenisnya. Disamping itu, sastra melayu klasik dipenuhi pula dengan berbagai ungkapan, peribahasa, dan aneka jenis lainnya.
4. Kisahnya berupa kehidupan istana, raja-raja, dewa-dewa, para pahlawan, atau tokoh-tokoh mulia    lainnya.
5. Disampaikan secara lisan dari mulut  ke mulut.
Perbedaan sastra klasik dan sastra baru

SASTRA KLASIK
a. Puisi berbentuk terikat dan kaku.
b. Prosa lama statis (sesuai dengan keadaan masyarakat lama yang mengalami perubahan yang sangat lambat).
c. Kratonsentris (cerita berkisah kerajaan, istana, keluarga raja; bersifat feodal)
d. Prosa hampir seluruhnya berbentuk hikayat, tambo, atau dongeng. Pembaca dibawa ke alam khayal dan fantasi.
e. Kemudian dipengaruhi oleh kesusastraan Hindu dan Arab.
f. Cerita sering bersifat anonim.
SASTRA BARU
a. Puisi bersifat bebas, baik bentuk maupun isinya.
b. prosa baru dinamis (senantiasa berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat).
c. masyarakat sentris (cerita mengambil bahan dari kehidupan masyarakat sehari-hari).
d. Bentuknya roman, novel, cerpen, kisah, drama. Berlandaskan pada dunia yang nyata; berdasarkan kenyataan dan kebenaran.
e. Terutama dipengaruhi oleh kesusastraan Barat.
f.  Diketahui siapa pengarangnya karena dinyatakan dengan jelas.
Jenis-Jenis Karya Sastra Klasik
A. Mantra
        Mantra adalah puisi yang diresapi oleh kepercayaan akan dunia gaib.Irama, bahasa sangat penting untuk menciptakan nuansa magis. Mantra timbul dari kepercayaan animisme.
Contoh mantra:           Sirih lontar pinang lontar
              Terletak di atas penjuru
              Hantu buta jembalang buta
              Aku mengangkatkan jembalang rusa
B. Pantun
Ciri-cirinya sebagai berikut:
1.    Terdiri atas 4 baris
2.    Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.
3.    Dua baris pertama disebut sampiran, dan  dua baris berikutnya disebut isi pantun.
4.    Pantun mementingkan rima akhir dengan pola /abab/.Bunyi akhir baris pertama sama dengan bunyi akhir baris ketiga dan baris kedua sama dengan baris keempat.


Contoh Pantun:

Sikap sinohong
Gelana ikan duri
Bercakap bohong
Lama-lama mencuri
    Gunung Daik timang timangan
    Tempat kera berulang ali
    Budi yang baik kenang-kenangan
    Budi yang jahat buang sekali

c. Pantun Berkait
•    Pantun berkait disebut juga pantun berantai atau seloka. Pantun berkait adalah pantun yangg terdiri atas beberapa bait, bait yang satu dengan yang lainnya sambung menyambung. Baris kedua dan keempat dari bait pertama dipakai kembali pada baris pertama dari ketiga pada bait kedua.Demikianlah pula hubungan antara bait kedua dan ketiga, ketiga dan keempat, dan seterusnya.
Contoh Pantun berkait:
Sarang garuda di pohon beringin
Buah kemuning di dalam puan
Sepucuk surat dilayangkan angin
Putih kuning sambutlah tuan
    Buah kemuning di dalam puan
    Dibawa dari Indragiri
    Putih kuning sambutlah tuan
    sambutlah dengan si tangan kiri
Dibawa dari Indragiri
Kabu-kabu dalm perahu
Sambuutlah dengan si tangan kiri
Seorang mahluk janganlah tahu
   
D. Talibun
Adalah pantun yang susunannya terdiri atas enam, delapan, atau sepuluh baris. Pembagian baitnya sama dengan pantun biasa, yaitu terdiri atas sampiran dan isi. Jika talibun itu enam baris, maka tiga baris pertama merupakan sampiran dan tiga baris berikutnya merupakan isi.
Contoh:
    Kalau anak pergi ke pekan
    Yu beli belanak beli
    Ikan panjang beli dahulu
    kalau anak pergi berjalan
    Ibu cari sanak pun cari
    Induk semang cari dahulu

E. Pantun Kilat
Pantun kilat atau Karmina, ialah pantun yang terdiri atas dua baris, baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua isinya.
Contoh Pantun Kilat
Gendang gendut, tali kecapi
Kenyang perut, senanglah hati
    Pinggan tak retak, nasi tak dingin
    Tuan tak hendak, kami tak ingin
Sudah gaharu, cendana pula
Sudah tahu, bertanya pula.




F. Gurindam
Gurindam atau sajak pribahasa merupakan puisi yang bercirikan sebagai berikut:
    1. terdiri atas dua baris
    2. rumus rima akhirnya /aa/
    3. baris pertama merupakan syarat, dan baris kedua berisikan akibat dari yang disebutkan pada baris pertama.
    4. berisikan ajaran, budi pekerti, atau nasihat keagamaan.
Contoh Gurindam
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah artinya boleh berkat
Barang siapa berbuat fitnah
Ibarat dirinya menentang panah

G. Syair
•    merupakan bentuk puisi klasik yang merupakan pengaruh kebudayaan Arab. Syair memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
    1. terdiri atas 4 baris
    2. tiap baris terdiri atas 8 sampai 10 suku kata.
    3. tidak memiliki sampiran dan isi, semuanya merupakkan      isi.
    4. berima akhir a-a-a-a
   
contoh:
        Diriku lemah anggotaku layu
        Rasakan cinta bertalu-talu
        Kalau begini datangnya selalu
        Tentulah kakanda berpulang dahulu

H. Peribahasa
Peribahasa adalah kalimat atau kelompok perkataan yang tetap susunannya dan biasanya mengiaskan maksud tertentu.

I.     Teka – teki
Adalah cerita pendek yang menuntut adanya jawaban atas maksud dari cerita itu.
Contoh:
1.    Dari kecil berbaju hijau, sudah besar berbaju merah, luarnya surga, dalamnya neraka.
    jawab: cabai.
2.    Hitam legam seperti hantu. Tapi putih hatinya. Kecil berbaju merah, besar berbaju hijau. Apabila hendak mati berbaju merah. Jawab: Manggis
3.    Tiada kaki boleh berlari, tiada ekor boleh berjalan, tiada kepala boleh memandang. Jawab: Ular, Katak dan Kepiting.

J.   Cerita binatang
Cerita binatang atau fabel adalah cerita yang tokoh-tokohnya berupa binatang dengan peran layaknya manusia. Binatang-binatang itu dapat bicara, makan, minum, berkeluarnya sebagaimana layaknya manusia.

K. Cerita asal- usul ( Legenda)
Secara garis besar  cerita asal usul, terbagi dalam 3 jenis, yakni sebagai berikut:
1. Cerita asal usul dunia tumbuh-tumbuhan.
2. Cerita asal usul dunia binatang.
3. Cerita asal usul terjadinya suatu tempat.

L. Cerita Pelipur Lara
Cerita ini disebut pelipur lara sebab memang fungsinya untuk menghibur hati seseorang.dalam cerita ini dikisahkan hal-hal yang indah-indah, yang penuh fantasi, dan daya impian yang menawan.misalnya, tentang kehidupan istana, keajaiban-keajaiban, senjata yang penuh keramat, putri yang cantik dll.

M. Cerita Jenaka
Karya sastra klasik lainnya yang cukup terkenal, antara lain cerita jenaka seperti pak belalang, Lebai malang, dan pak kaduk.
Pak belalang mengisahkan orang yang selalu mujur, tetapi tidak disengaja.
Lebai Malang menggambarkan orang yang karena keserakahannya justru selalu tidak memperoleh apa-apa.
    Pak Kaduk mengisahkan orang yang mendapat kesempatan tetapi tidak dapat mempergunakannya sehingga ia selalu ketiban celaka.

N. Cerita Sejarah
Sastra klasik lainnya yang lebih serius adalah sejenis sejarah, yakni Sejarah Melayu, Hikayat Banjar, dan Hikayat Raja-Raja Pasai.
Cerita sejarah atau Sastra umumnya sudah banyak mengalami pengaruh asing, terutama dari Islam. Jadi sastra sejarah klasik tidak lagi murni sebagai kreasi masyarakat melayu.

Tugas 3



PUISI 1
TEMAN SEJATI

Seorang teman adalah seseorang
Tertawa dan menangis dengan dengan inspirasi
Seseorang yang meminjamkan tangan membantu
Meskipun teman-teman mungkin  tidak selamannya
Dan mereka tidak mungkin berakhir bersama-sama
Kenangan persahabantan sejati akan
Bertahan selamannya

Seorang teman bukanlah bayangan
Tetapi seseorang yang memegang hatinnya,
Seseorang yang berbagi senyum
Seseoarang yang mencerahkan hari anda


PUISI 2
PINTU PERPISAHAN

Untung tak bias diraih
Malam tidak bisa ditolak
Seperti juga siang dan malam
Pertemuan dan perpisahan adalah pasangan dalam kehidupan

Bahagia dan derita
Adalah dua sisi
Dari koin yang sama

Semua kemungkinan terbuka
Seperti pintu terbuka
Bagi perpisahan ini


PUISI 3
PUISI KRITIK dan SARAN

lembayung senja merapat
merambat dalam kemilau  kuning jingga
sambut hadirnya malam nan kelam
di sudut kelas dibalik jendela
mentari di cakrawala barat
mendekap panas membakar raga
begitu kuat,
begitu berat,
merasakan suhu ruangan

ditengah ruangan,
di senja merapat ini
ku tak mampu berpikir

seseorang berdiri tegap di depan
begitu lantang
begitu kencang dia berbicara
tak dapat aku ikuti

mungikin saja
karena apa yang kurasakan saat itu
panas, penuh dengan emosi jiwa
suhu ruangan itu
tak kuat aku menahannya

membuat aku kehilangan arah
dan tujuanku

namun aku harus beljar untuk mengahdapinya 
terimakasih atas kenangan itu

13 Langkah Maksimalkan Potensi Diri

13 Langkah Maksimalkan Potensi Diri

Kenali potensi diri Anda/IlustKenali potensi diri Anda/IlustMungkin Anda pernah mendengar ada seseorang yang mampu meloncat dari ketinggian di lantai 3 saat dia terjebak dalam kebakaran. Padahal orang tersebut badannya kecil, malah bisa dibilang ringkih. Lalu, kekuatan apa yang sebenarya ada pada diri dia? Memang dia punya ilmu, kok bisa loncat dari ketinggian? Kok berani?
Bukan! Sebenarnya saat itu dia tengah membangunkan sang macan tidur dalam dirinya, harta karun yang tersimpan dengan manis, dia jemput untuk mendorong dan mengangkat dirinya.
Tetapi, apakah sumber potensi yang tersimpan ini hanya bisa muncul jika dalam keadaan kepepet alias terpaksa? Sebenarnya tidak. Jika saja kita mau mengenali, membangunkan, melatih dan mengasahnya. Semakin sering kita mengasahnya semakin kuat dia muncul dalam bentuk kepercayaan diri.
Jadi, bagaimana Anda keluar dari pola-pikir yang sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru? Berikut ini 13 langkah yang harus kita lakukan untuk mencapai kembali potensi hidup yang maksimal:
  1. Pilihlah untuk berbahagia. Kita tidak harus menunggu semua persoalan terselesaikan untuk bahagia. Kita tidak harus menunda kebahagiaan sampai kita kembali mendapatkan apa yang pernah kita miliki, karena BAHAGIA ada dalam pikiran kita, dan TUHAN ingin kita berbahagia apa pun kondisi kita. Bahagialah sekarang juga, buat perubahan dalam diri.
  2. Lepaskan masa lalu. Anda mungkin saja sudah kehilangan segalanya yang mungkin tidak patut untuk dialami. Namun, membawa beban masa lalu hanya akan memberatkan langkah untuk maju. Jadikan kejatuhan atau bahkan keterpurukan sebagai alasan untuk mulai melangkah. Bertindaklah!
  3. Temukan kekuatan dalam diri. Katakan pada diri sendiri, “Saya boleh saja jatuh beberapa kali dalam hidup ini, tapi saya tidak akan terus tinggal di bawah sana.” Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini, kita semua pasti pernah mengalami hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, namun kunci menang dalam hidup adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam!
  4. Temukan kekuatan di balik pikiran dan perkataan kita. Pintu menuju bahagia dan sukses adalah pikiran kita sendiri. Pikiran menentukan perilaku, sikap dan gambar diri kita.
  5. Temukan kekautan dalam diriTemukan kekautan dalam diriGambarkanlah impian atau cita-cita Anda secara mendetail. Menurut banyak penelitian yang telah dilakukan, orang orang yang telah meraih kesuksesan, jauh sebelum itu mereka telah memiliki impian yang jelas terhadap apa yang ingin mereka raih. Milikilah impian yang jelas dan visualisasikan hal tersebut dengan media yang nyata. Seperti menuliskannya dalam sebuah buku yang disertai dengan gambar-gambar detail beserta target waktu yang diperlukan dalam usaha meraih hal tersebut. TULISKAN SELALU IMPIANMU, cita-citamu, keinginan agungmu, harapan-harapanmu. Jangan biarkan ia hanya ada dalam pikiranmu, catatkan ia dalam lembaran-lembaran buku catatan harianmu.
  6. Perluaslah wawasan Anda. Setelah Anda mempunyai gambaran yang jelas terhadap hal yang menjadi impian Anda, janganlah berhenti sampai pada tahap seorang pemimpi saja. Tiada kesuksesan tanpa perjuangan, tiada orang yang menjadi pintar tanpa belajar. Orang-orang yang ingin berhasil haruslah berani untuk belajar, mencoba sesuatu hal yang baru untuk mengembangkan wawasannya. Karena dengan wawasan tersebut ia dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat banyak.
  7. Kembangkanlah pikiran positif dalam diri Anda secara terus-menerus. Setelah Anda melakukan tindakan nyata dalam pengembangan diri Anda, yaitu dengan memperluas wawasan dan pengetahuan Anda. Maka langkah berikutnya adalah berpikir positif. Yakinlah bahwa apa yang telah Anda lakukan itu merupakan suatu proses yang benar untuk membawa Anda menuju kesuksesan yang Anda impikan. Lakukan hal ini dengan merelaksasikan tubuh dan pikiran Anda dalam kesendirian, lalu diikuti dengan mengucapkan kata-kata positif. Hal ini terutama dilakukan di pagi dan malam hari menjelang tidur.
  8. Lakukanlah tindakan nyata yang mendekatkan Anda pada impian. Tidak ada satu teori pun yang dapat dibandingkan dengan tindakan nyata yang Anda lakukan. Jadi lakukanlah tindakan-tindakan sekecil apapun yang mendekatkan diri pada impian Anda.
  9. Bayangkanlah apa yang Anda lakukan ketika Anda berhasil meraih impian!
    Teknik membayangkan ini juga merupakan bagian penting. Sebab, hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menunjukkan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai diri Anda sendiri. Jika membayangkan saja Anda tidak berani, bagaimana Anda dapat merealisasikan hal itu menjadi kenyataan? Bayangkanlah di dalam benak Anda, dalam percakapan Anda, dalam perbuatan Anda, dan semua indera yang Anda punyai dan resapilah sampai ke pikiran alam bawah sadar Anda.
  10. Selalu berpikir positif dan bertemanlah Selalu berpikir positif dan bertemanlahBertemanlah dengan orang-orang positif. Seperti kata pepatah lama, jika ingin berhasil maka belajarlah dengan yang sudah berhasil. Jika ingin memaksimalkan potensi diri Anda, maka betemanlah dengan orang-orang yang mempunyai impian dan cita-cita besar seperti itu juga. Pikiran Anda bertindak layaknya antena radio yang menangkap sinyal dengan frekuensi yang Anda pilih sendiri. Semakin dekat pemancarnya, semakin bagus suara yang dihasilkan. Maka pilihlah frekuensi dari orang-orang positif yang berada di dekat Anda.
  11. Teruslah bangkit ketika Anda mengalami kegagalan ataupun menemui rintangan. Anda boleh saja terjatuh dan gagal dalam hidup ini, tetapi pastikanlah Anda akan terus bangkit setelah itu. Justru dengan kegagalan Anda dapat belajar tentang banyak hal yang membuat Anda berkembang jauh lebih baik ke depannya nanti. Anda harus berani untuk keluar dari kegagalan masa lalu dan menghadapi hari esok menuju yang lebih cerah.
  12. Memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah godaan untuk mementingkan diri sendiri. Namun, terkadang kita lupa dan terjebak dalam perilaku mementingkan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak suka-cita dari yang pernah dibayangkan apabila kita mau berbagi dan memberi secara tulus pada orang lain.
  13. Lakukan semua hal secara ikhlas, sungguh-sungguh, dan penuh suka cita! Keberhasilan merupakan suatu proses yang indah, jadi nikmatilah semua proses yang terjadi. Bukankah setiap hal yang kita lakukan di dunia ini adalah untuk meraih kebahagian ataupun membahagiakan orang-orang yang kita cintai? Jadi merupakan suatu hal yang tidak tepat jika kita malah bersedih, berkeluh-kesah dan menderita dalam proses kesuksesan yang sedang kita perjuangkan. Hadapilah semuanya dengan senyum dan bersemangatlah. Janganlah Anda menunda kebahagiaan sampai Anda mencapai semua sasaran.

Belajar Memahami Diri Sendiri

Masalah pemahaman sulit untuk dijabarkan secara luas. Karena ruang lingkup dari hal ini sangatlah luas. Mengerti dan paham akan sesuatu sangat sulit untuk diterapkan apabila seseorang tersebut tidak memiliki dasar pengetahuan tentang hal itu. Dasar dari kepribadian yang baik adalah belajar memahami diri sendirisebelum pandai menilai dan mengkritik orang lain. Mudah untuk menilai orang lain, tapi belum tentu kita bisa menilai dan melihat apa yang sudah dan belum kita miliki.



http://1.bp.blogspot.com/-sK3nDs2H1M0/TeBtnxpRlPI/AAAAAAAAAHU/jTj7l7IMsN4/s320/budak-termenung.jpgUntuk mengetahui aspek non-fisik, seperti tingkat kecerdasan seseorang, maka para ahli telah mencoba untuk membuat alat ukur. Meskipun tidak persis, alat ukur yang telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sementara itu, untuk mengukur luasnya pengetahuan seseorang, telah mengembangkan berbagai macam tes, dalam bentuk pertanyaan atau pertanyaan yang kemudian harus dijawab oleh mereka yang sedang diuji. Atas dasar jawaban-jawaban, kemudian ditentukan luasnya pengetahuannya.

Hal ini juga telah merumuskan alat untuk mengukur sikap, bakat, dan perilaku. Meskipun tidak selalu persis dengan kesimpulan yang diperoleh, tetapi hasilnya dapat digunakan untuk memahami, pada tingkat tertentu, diri atau satu masalah pribadi. Bidang ini biasanya ditempati oleh orang-orang psikologi. Berdasarkan pengetahuan esensial, mereka melakukan pekerjaan yang profesional di bidang tersebut.

Apa yang harus dilakukan, baik oleh para guru ketika membuat atau soal-soal ujian juga psikolog dalam membuat instrumen pengukuran, digunakan untuk mengetahui kemampuan jiwa atau perilaku orang lain. Istrumen dihasilkan tidak mengenal dirinya sendiri. Siapapun, tidak akan mampu memahami dirinya sendiri. Oleh karena itu jika Anda ingin tahu, maka selalu memerlukan bantuan orang lain.

Orang-orang melalui kegiatan penelitian yang didukung oleh alat-alat laboratorium modern telah berhasil mengungkap rahasia alam. Apa yang dahulu tidak pernah membayangkan, adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, rahasia sukses dapat diketahui oleh manusia. Namun, ternyata pengetahuan manusia, apalagi tentang dirinya, tidak secepat itu dicapai saat pemahaman tentang alam.

Kegagalan manusia untuk memahami dirinya selalu menjadi sumber kegagalan dalam mengembangkan aspek-aspek yang lebih luas kehidupan. Seseorang yang merasa besar, mampu, terkenal, yang tidak menyadari posisi yang sebenarnya, akhirnya mengalami kesalahan dalam penilaian. Orang bilang langit masih ada di langit. Bahkan dalam kitab suci Alquran mengatakan bahwa langit tertutup tujuh. Artinya, harus selalu menyadari bahwa masih ada orang lain yang besar pada dirinya.

Hanya untuk mencari tahu tentang diri sendiri, tidak mudah bagi siapapun. Untuk mengetahui seseorang selalu membutuhkan bantuan orang lain. Tetapi yang lain tidak mudah untuk mengatakan. Sering kali orang tersinggung, atau bahkan sakit hati, dan marah ketika ditunjukkan kesalahan dan kekurangan. Manusia pada umumnya, agak meruncing, dan lebih dari kebaikan-Nya, dan sebaliknya, tidak seperti ketika orang lain menyebut kekurangan dan kelemahan.

Qur'an dan hadits nabi memberikan banyak informasi tentang siapa orang ini. Jika kita membaca surat al Baqoroh misalnya, Allah SWT., Sejak awal surat yang menjelaskan tentang karakter, sifat dan perilaku manusia. Setidaknya ada tiga kategori orang, baik dalam posisi yang jelas, bahwa orang yang disebut orang-orang dan orang-orang Muttaqien kafirien. Tapi ada satu kelompok lain yang tidak jelas, yaitu munafiqien, yaitu orang yang selalu menampakkan diri dalam posisi tidak jelas.

Setelah membaca surat al Baqoroh berulang-ulang, dan kemudian merenung merenungkan lagi dan kemudian melihat realitas yang berbeda dalam hidup ini, bukan manusia mudah dimengerti. Maka layak jika huruf awal itu, kita diberitahu bahwa malaikat melakukan semacam protes, ketika Allah swt., Apakah menciptakan diebut manusia.

Karena keterbatasannya, manusia selalu punya satu dan melupakan alam. Mereka mengejar kemajuan, kemunduran terbukti diperoleh. Banyak orang mengejar kekayaan dan kekuasaan, tetapi kekayaan dan kekayaan yang diperoleh hanya menghukum dia. Seseorang dianggap teman, itu benar-benar bertindak sebagai musuh. Petugas untuk memerangi korupsi, akan melakukan penyimpangan yang lebih besar. Hal-hal seperti selalu terjadi dalam kehidupan, karena manusia sering terlihat di wajah yang tidak benar.

Akibatnya banyak orang yang salah, ketika orang lain melihat hidup dan bahkan bangsa. Maju ke orang lain dan bangsa hanya dilihat dan diukur melalui tindakan sederhana, seperti dari jumlah kekayaan yang didapat, kekuatan militer, dan teknologi. Meskipun belum tentu kekuatan itu memberikan manfataan, paling tidak untuk dirinya sendiri.

Islam, agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad., Memiliki ukuran sendiri dalam menentukan keberhasilan hidup seseorang dan bahkan keberhasilan suatu bangsa. Ukuran itu adalah ketaqwaannya iman, amal moralitas, saleh dan atau. Patokan ini jauh lebih berharga, bukan hanya sekedar menguasai yang hanya hal fisik, tetapi sesuatu yang benar-benar menghemat dan manusia bahagia dan bahkan makhluk dan alam semesta.

Berdasarkan ukuran keberhasilan hidup yang saya tangkap dari buku panduan kudus, maka sering saya berpikir, bahwa mungkin memang bangsa kita telah mencapai tingkat kemajuan yang sebenarnya. Hanya saja, kami mengakui kemajuan yang tidak seluruhnya, atau dalam bahasa Islam kurang kita syukuri, karena memang bersyukur dan mengenal diri sendiri sulit untuk tidak bermain